RURAL ENTREPRENEURSHIP 2018

Menjadi pengusaha tidak harus tinggal di kota besar. Di desa, kita juga bisa menjadi pengusaha. Perihal gagasan dan bentuk usaha bisa apa saja, tidak selalu harus mengikuti trend-trend global, mengandalkan teknologi atau hal-hal yang jauh dari keseharian kita, karena ada kalanya gagasan berwirausaha justru berasal dari hal-hal yang sangat dekat, melekat dalam keseharian, dan sumber dayanya melimpah di sekitar kita. Tidak jarang usaha-usaha seperti itu justru menjadi jalan keluar dari sejumlah persoalan yang ada di sekitar kita.
.
Rural Entrepreneurship adalah program belajar dari pengusaha-pengusaha yang kebetulan menjalankan gagasan-gagasannya di desa. Mereka berangkat dari persoalan, memetakan potensi lokal, menggali pengetahuan tradisionalnya dan mengaplikasikan bekal pengalamannya saat merantau ke luar desa. Mereka tinggal, berkarya, dan membangun mimpinya di desa.
.
Pasti akan menjadi sebuah pengalaman yang menarik jika kita mengunjungi mereka satu-persatu dan mendengarkan cerita dan latar belakang gagasan usahanya langsung di tempat mereka menjalankan usahanya. Ada Gede Pusaka yang akan menceritakan Kopi Banyuatis langsung dari pabriknya di Desa Pemaron, Nyoman Adi Sancaya di Bahari Prawara Desa Bondalem, Nyoman Sarmika di workshop Tenun Bebali Desa Pacung, Ketut Sujana di Warung Pesisi Desa Bukti dan Ayu Gayatri langsung dari Pengalaman Rasa Desa Bengkala, dan ditutup oleh Ari Sutanti dari British Council Indonesia.
.
Untuk mereka yang memang punya rencana tinggal di desa dan masih memiliki keraguan perihal apa yang bisa dikerjakan di desa, mungkin ada baiknya Anda mengosongkan jadwal di tanggal 20-22 April 2018 untuk mengikuti acara ini.

Contac Person
 Intan 085701804296(WA)
 Hari dan Waktu
20-22 April2018
Tautan Ke Informasi Lengkap